DAHULU, sekitar 200 tahun yang lalu, Bangkok hanyalah sebuah pusat perdagangan dan komunitas pelabuhan kecil di bagian barat dari Sungan Chao Phraya. Seiring perjalanan waktu, Bangkok berkembangan menjadi kota modern namun tanpa memudarkan sisi spiritualitas, sejarah dan budayanya.
Anda yang tertarik akan sisi spiritualitas, sejarah dan budaya Thailand yang ada di Bangkok, beberapa tempat berikut layak dikunjungi:
1. Grand Palace
Sebuah situs mempesona bernama Grand Palace yang dibangun pada 1782, selama sekitar 150 tahun telah menjadi rumah bagi Raja Thailand, pengadilan dan administrasi pemerintahan. Mengunjungi Grand Palace, Anda akan dibuat kagum dengan arsitekturnya yang indah dan detailnya yang rumit.
Di dalam kompleks Grand Palace, Anda juga akan menemukan beberapa bangunan mengagumkan, salah satunya Wat Phra Kaew (Kuil Emerald Budha), yang berisi Emerald Budha (sejak abad ke-14) yang suci dan dihormati.
Grand Palace buka setiap hari mulai pukul 8.30-15.30 waktu setempat. Tiket masuknya 200 baht (sekitar Rp58 ribu), itu sudah termasuk biaya masuk Abhisek Dusit Throne Hall dan Royal Reception Hall yang masuk di kompleks Grand Palace.
2. Wat Arun
Wat Arun yang dikenal sebagai Wat Chaeng, bisa Anda temukan di sebelah barat Sungai Chao Phraya. Kuil yang berkembang selama periode Rattanakosin ini merupakan salah satu kuil yang paling menonjol di Thailand. Meskipun dikenal sebagai Kuil Fajar, pemandangan Wat Arun jugsa sangat menakjubkan saat matahari terbenam, terutama ketika menyala di malam hari.
Kuil Wat Arun juga mempunyai menara (mala), salah satu landmark Bangkok yang terkenal di dunia. Menara mala yang mempunyai tinggi sekitar 70 meter dihiasi dengan potongan-potongan kecil kaca berwarna dan porselen Cina. Hiasan tersebut ditempatkan dengan hati-hati ke dalam pola-pola rumit.
Wat Arun buka setiap hari mulai pukul 8.00-17.30 waktu setempat.
3. Wat Pho
Wat Pho atau Wat Phra Chetuphon, terletak di belakang Kuil Emerald Buddha. Ini adalah kuil terbesar di Bangkok dan terkenal karena patung Budha terbaringnya yang mempunyai panjang 46 meter panjang dan dilapisi emas. Kaki patung Sang Budha sendiri mempunyai panjang 3 meter dan dihiasi dengan ilustrasi ‘laksanas’ (sifat) dari Sang Budha.
Wat Pho buka setiap hari pukul 8.00-17.00 waktu setempat. Tiket masuknya 20 baht (sekitar Rp5 ribu).
4. Vimanmek Royal Mansion
Terletak di Jalan Ratchawithi di belakang Majelis Nasional, Vimanmek Royal Mansion adalah bangunan terbesar di dunia yang seluruhnya terbuat dari kayu jati emas. Vimanmek Royal Mansion dibangun pada 1900 oleh Raja Rama V dan digunakan sebagai istana kerajaan oleh raja yang sama selama lima tahun. Selama perjalanannya, Vimanmek Royal Mansion juga direnovasi oleh HM Queen Sirikit yang menjadikannya sebuah museum untuk menghormati raja terakhir.
Di dalam Vimanmek Royal Mansion, Anda dapat melihat mebel antik, gelas, porselen, foto-foto lama dan memorabilia dari era pemerintahan raja terakhir (1868-1910). Suasana masa lalu masih terawat dengan apik di sini.
Vimanmek Royal Mansion buka setiap hari Selasa-Sabtu mulai pukul 8.30-16.30 waktu setempat. Biaya masuk yang dikenakan 100 baht (sekitar Rp29 ribu)
5. Jim Thompson House
Kompleks taman indah yang berada di tepi kanal Saen Saeb merupakan tempat yang harus Anda datangi jika ingin melihat rumah-rumah kayu tradisional Thailand. Komplek rumah kayu ini merupakan warisan yang ditinggalkan oleh pria asal Amerika bernama Jim Thompson. Itu mengapa dinamakan Jim Thompson House. Di dalam rumah-rumah tersebut, Anda juga bisa melihat berbagai koleksi ukiran kayu yang mengagumkan.
Jim Thompson House buka setiap hari mulai pukul 9.00-17.00 waktu setempat. Alamat lengkap tempat ini ada di Soi Kasemsan 2, di seberang National Stadium.



















